Mulai Terbiasa dengan Perang, Warga Kiev Pilih Kembali ke Rumah

Kamis, 12 Mei 2022 - 23:33 WIB
Dia mengakui bahwa dia tidak tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Namun, ia percaya bahwa perdamaian hanya akan kembali ke Ukraina "ketika (Presiden Rusia Vladimir) Putin meninggal".

Baca: Resimen Azov Desak Evakuasi Korban Luka dari Pabrik Baja Mariupol

Pasangan itu hanyalah beberapa dari ribuan wanita dan anak-anak yang melarikan diri dari ibukota Ukraina pada awal invasi Rusia yang kini kembali, meskipun ada ketidakpastian.

Sementara Ukraina telah melihat 5,9 juta keberangkatan dibandingkan dengan 1,5 juta kembali, jumlah mereka yang kembali - untuk pertama kalinya sejak perang dimulai - melebihi mereka yang pergi minggu ini.

Angka perbatasan resmi yang dirilis pada 10 Mei menunjukkan 29.000 melintasi perbatasan untuk pergi sementara 34.000 menyeberang untuk kembali.

“Sejauh ini, hampir dua pertiga dari 3,5 juta penduduk ibu kota telah kembali,” ujar Wali Kota Kiev, Vitali Klitschko, Selasa (10/5/20202). Kembalinya penduduk telah menghidupkan kembali kota yang dikosongkan pada hari-hari pertama invasi Rusia.

Pria di bawah 60 tahun dilarang meninggalkan Ukraina, yang berarti sebagian besar pengungsi adalah wanita dan anak-anak.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!