Berhari-hari Dikepung Tentara Rusia, Warga Ukraina di Pabrik Baja Azovstal Mulai Putus Asa

Selasa, 03 Mei 2022 - 19:36 WIB
"Sebagai tambahan, tidak seperti tentara Rusia, kami memperlakukan tawanan perang secara berbeda," akunya.

Palamar juga mengklaim bahwa Ukraina memiliki tawanan perang Rusia bersama mereka di pabrik tersebut.

"Faktanya, kami berbagi perbekalan kami dengan mereka...kami memiliki seorang perwira, seorang komandan tank, dan dua prajurit lainnya (yang ditahan) dalam kondisi yang sama seperti kami," ungkapnya.

CNN sendiri tidak dapat memverifikasi klaim Palamar secara independen.

Penyelidikan CNN pada bulan April mengungkapkan bahwa pasukan Rusia dan tentara separatis sekutunya membawa penduduk Mariupol ke apa yang disebut "pusat penyaringan" di Bezimenne, di mana mereka terdaftar sebelum dikirim ke Rusia - banyak yang bertentangan dengan keinginan mereka.

Pemerintah Ukraina dan pejabat lokal Mariupol mengatakan bahwa puluhan ribu warga Ukraina telah dideportasi secara paksa ke daerah-daerah yang dikuasai Rusia sejak perang dimulai.

Baca juga: Turki Berjanji Dukung NATO jika Terjadi Serangan Sekecil Apapun
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!