Afrika Selatan di Ambang Gelombang Kelima Pandemi Covid-19
Sabtu, 30 April 2022 - 17:37 WIB
“Pada tahap ini, otoritas kesehatan belum disiagakan adanya varian baru, selain perubahan dominan yang beredar, Omicron,” kata Phaahla, seperti dikutip dari Reuters, Jumat (29/4/2022).
Spesialis penyakit menular Richard Lessells mengatakan pada pengarahan yang sama, bahwa berkurangnya kekebalan dari gelombang sebelumnya dapat berkontribusi pada kebangkitan kasus yang lebih awal dari perkiraan.
Baca: Presiden Afsel Salahkan NATO atas Perang Rusia-Ukraina
Menurut Lessells, meningkatnya pangsa infeksi yang dikaitkan dengan sub-garis keturunan BA.4 dan BA.5 dari Omicron menunjukkan bahwa mereka memiliki keunggulan pertumbuhan dibandingkan sub-varian Omicron lainnya seperti BA.2.
“Namun sejauh ini, tidak ada tanda bahwa BA.4 dan BA.5 menyebabkan penyakit yang jauh lebih parah,” kata Waasila Jassat dari Institut Nasional untuk Penyakit Menular.
Spesialis penyakit menular Richard Lessells mengatakan pada pengarahan yang sama, bahwa berkurangnya kekebalan dari gelombang sebelumnya dapat berkontribusi pada kebangkitan kasus yang lebih awal dari perkiraan.
Baca: Presiden Afsel Salahkan NATO atas Perang Rusia-Ukraina
Menurut Lessells, meningkatnya pangsa infeksi yang dikaitkan dengan sub-garis keturunan BA.4 dan BA.5 dari Omicron menunjukkan bahwa mereka memiliki keunggulan pertumbuhan dibandingkan sub-varian Omicron lainnya seperti BA.2.
“Namun sejauh ini, tidak ada tanda bahwa BA.4 dan BA.5 menyebabkan penyakit yang jauh lebih parah,” kata Waasila Jassat dari Institut Nasional untuk Penyakit Menular.
Lihat Juga :