Ledakan Hantam Kiev Saat Sekjen PBB Berkunjung, Ukraina Salahkan Rudal Rusia
Jum'at, 29 April 2022 - 05:30 WIB
Menteri Pertahanan Oleksii Reznikov dan Menteri Luar Negeri Ukraina, Dmytro Kuleba, keduanya mengatakan ledakan itu disebabkan oleh rudal Rusia. Saksi mata Reuters sebelumnya melaporkan suara dua ledakan.
Ledakan itu terjadi setelah Sekjen PBB Guterres menyelesaikan pembicaraan dengan Presiden Ukraina Volodomyr Zelensky yang berfokus pada upaya untuk mengevakuasi warga sipil dari pelabuhan selatan Mariupol yang dikepung Rusia.
Baca: Rusia Hentikan Pasokan Gas ke Bulgaria dan Polandia
Guterres mengatakan kepada penyiar Portugis RTP ketika ditanya tentang ledakan itu. "Ada serangan di Kiev, itu mengejutkan saya. Bukan karena saya di sini, tetapi karena Kiev adalah kota suci bagi orang Ukraina dan Rusia," ujarnya.
Sementara Kepala Staf Zelensky, Andriy Yermak, mengatakan ledakan itu adalah "bukti bahwa kita membutuhkan kemenangan cepat atas Rusia. “Kita harus bertindak cepat - lebih banyak senjata, lebih banyak upaya kemanusiaan, karena setiap hari Ukraina membayar harga tinggi untuk perlindungan. demokrasi dan kebebasan," jelasnya.
Ledakan itu terjadi setelah Sekjen PBB Guterres menyelesaikan pembicaraan dengan Presiden Ukraina Volodomyr Zelensky yang berfokus pada upaya untuk mengevakuasi warga sipil dari pelabuhan selatan Mariupol yang dikepung Rusia.
Baca: Rusia Hentikan Pasokan Gas ke Bulgaria dan Polandia
Guterres mengatakan kepada penyiar Portugis RTP ketika ditanya tentang ledakan itu. "Ada serangan di Kiev, itu mengejutkan saya. Bukan karena saya di sini, tetapi karena Kiev adalah kota suci bagi orang Ukraina dan Rusia," ujarnya.
Sementara Kepala Staf Zelensky, Andriy Yermak, mengatakan ledakan itu adalah "bukti bahwa kita membutuhkan kemenangan cepat atas Rusia. “Kita harus bertindak cepat - lebih banyak senjata, lebih banyak upaya kemanusiaan, karena setiap hari Ukraina membayar harga tinggi untuk perlindungan. demokrasi dan kebebasan," jelasnya.
Lihat Juga :