China Dakwa 2 Warga Kanada Lakukan Aksi Spionase

Jum'at, 19 Juni 2020 - 19:40 WIB
Michael Kovrig dan Michael Spavor ditahan selama 18 bulan. Mereka ditahan tak lama setelah penangkapan Meng Wanzhou, seorang eksekutif top di raksasa teknologi China Huawei, pada Desember 2018. Putri pendiri Huawei itu ditangkap atas permintaan otoritas Amerika Serikat (AS) yang menginginkannya atas tuduhan penipuan terkait perdagangan dengan Iran. (Baca: China Tahan 13 Warga Kanada sejak Bos Huawei Ditangkap )

Seorang hakim Kanada memutuskan bulan ini bahwa kasus ekstradisi terhadap Meng ke AS dapat dilanjutkan ke tahap berikutnya.

China telah membantah adanya hubungan eksplisit antara kasus Meng dan penahanan panjang kedua pria asal Kanada itu. Namun para ahli melihat mereka terikat dan diplomat China secara kuat menyiratkan hubungan itu.

Meng telah dibebaskan dengan jaminan sementara kasus ekstradisinya berlanjut di pengadilan dan tinggal di salah satu dari dua rumahnya di Vancouver di mana ia dilaporkan bekerja. Sedangkan Kovrig dan Spavor ditahan di lokasi yang dirahasiakan dan hingga saat ini aksesnya ke pengacara atau anggota keluarga telah ditolak.

China juga telah menjatuhkan hukuman mati terhadap dua warga Kanada lainnya dan menangguhkan impor kanola Kanada, sementara mengatakan langkah-langkah itu juga tidak terkait dengan kasus Meng.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!