Jet Tempur F-18 AS Berbasis Kapal Induk Nuklir Jatuh di Laut Filipina
Jum'at, 19 Juni 2020 - 07:10 WIB
Sejak bertugas ke laut bulan lalu, CVW 11 telah melakukan penerbangan kualifikasi operator.
Kecelakaan F/A-18 di Laut Filipina adalah insiden kedua yang dialami pesawat militer AS pada minggu ini. Pada Senin lalu, pesawat jet tempur F-15C Eagle jatuh ke laut di lepas pantai Inggris. Pilotnya, Letnan Satu Kenneth "Kage" Allen, tewas dalam kecelakaan itu.
Dua insiden itu menyusul dua kecelakaan berturut-turut di Pangkalan Angkatan Udara Eglin pada bulan Mei yang melibatkan jet tempur siluman F-22 Raptor dan jet tempur siluman F-35A Lightning II Joint Strike Fighter. Dalam kedua kasus, pilot-pilotnya dapat mengeluarkan diri dengan aman.
Pekan lalu, sebuah jet tempur siluman F-35A mengalami pendaratan kasar ketika roda pendaratannya tak berfungsi saat kembali ke Pangkalan Angkatan Udara Hill setelah penerbangan pelatihan rutin. (Baca juga: Pesawat Militer yang Jatuh di Riau Jenis BAE Hawk 209 )
Kecelakaan F/A-18 di Laut Filipina adalah insiden kedua yang dialami pesawat militer AS pada minggu ini. Pada Senin lalu, pesawat jet tempur F-15C Eagle jatuh ke laut di lepas pantai Inggris. Pilotnya, Letnan Satu Kenneth "Kage" Allen, tewas dalam kecelakaan itu.
Dua insiden itu menyusul dua kecelakaan berturut-turut di Pangkalan Angkatan Udara Eglin pada bulan Mei yang melibatkan jet tempur siluman F-22 Raptor dan jet tempur siluman F-35A Lightning II Joint Strike Fighter. Dalam kedua kasus, pilot-pilotnya dapat mengeluarkan diri dengan aman.
Pekan lalu, sebuah jet tempur siluman F-35A mengalami pendaratan kasar ketika roda pendaratannya tak berfungsi saat kembali ke Pangkalan Angkatan Udara Hill setelah penerbangan pelatihan rutin. (Baca juga: Pesawat Militer yang Jatuh di Riau Jenis BAE Hawk 209 )
(min)
Lihat Juga :