Pembalasan Putin dengan Gas Rusia Mulai Hari Ini, Ini Reaksi Eropa

Jum'at, 01 April 2022 - 11:06 WIB
Menteri Keuangan Christian Lindner juga menggemakan ucapan Kanselir Scholz.

"Kami yakin bahwa kontrak adalah kontrak. Kontrak didasarkan pada euro sehingga kami akan terus membayar impor energi dalam euro," katanya.

"Kami akan melihat secara rinci apa yang diusulkan dan dituntut. Tapi jelas bagi kami tidak boleh ada pemerasan politik."

2. Prancis

Prancis menolak mengubah kontrak pembelian gas Rusia yang sudah berlaku sebelumnya.

"Kontrak adalah kontrak," kata Menteri Ekonomi Prancis Bruno Le Maire.

3. Belanda

Gasterra, perusahaan perdagangan gas Belanda, hanya akan mematuhi perjanjian yang sudah berlaku sebelumnya.

"Perjanjian internasional berisi klausul tentang pembayaran dan mata uang. Berpegang teguh pada perjanjian tetap menjadi posisi kami," kata perusahaan tersebut.

Perusahaan energi Belanda, Eneco, melalui seorang juru bicaranya mengatakan tidak ada perubahan yang dibuat oleh perusahaan.

"Eneco memiliki kontrak jangka panjang dengan Wingas, anak perusahaan Gazprom di Jerman, untuk pengiriman hingga 2030. Eneco mengharapkan kontraknya saat ini dengan Wingas dalam euro akan dihormati," katanya.

3. Polandia

Perusahaan gas Polandia, PGNiG, enggan berkomentar. Namun, mereka menyatakan tetap berhubungan dengan perusahaan pemasok gas Rusia, Gazprom.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!