Perang Ukraina Picu Krisis Pangan, PBB: Terburuk Sejak Perang Dunia II
Rabu, 30 Maret 2022 - 10:24 WIB
"Ukraina dan Rusia memproduksi 30% pasokan gandum dunia, 20% jagungnya, dan 75%-80% minyak biji bunga matahari. Program Pangan Dunia membeli 50% gandumnya dari Ukraina," katanya.
Baca juga: Rusia Secara Drastis Hentikan Aktivitas Militer Dekat Kiev
Dikatakan oleh Beasley perang akan meningkatkan pengeluaran bulanan badan tersebut sebesar USD71 juta karena meningkatnya biaya makanan, bahan bakar dan pengiriman.
"Itu akan berjumlah USD850 juta selama setahun dan berarti akan ada 4 juta lebih sedikit orang yang dapat kami jangkau,” terangnya.
Beasley mengatakan Program Pangan Dunia menjangkau sekitar satu juta orang di Ukraina dengan makanan sekarang, dan akan mencapai 2,5 juta selama empat minggu ke depan, 4 juta pada akhir Mei dan mudah-mudahan 6 juta pada akhir Juni.
"Label harganya sekitar USD500 juta untuk tiga bulan pertama dan kami kekurangan sekitar USD300 juta jadi kami perlu meningkatkannya,” ujarnya.
Baca juga: Ukraina Tawarkan Status Netral dengan Imbalan Jaminan Keamanan
Baca juga: Rusia Secara Drastis Hentikan Aktivitas Militer Dekat Kiev
Dikatakan oleh Beasley perang akan meningkatkan pengeluaran bulanan badan tersebut sebesar USD71 juta karena meningkatnya biaya makanan, bahan bakar dan pengiriman.
"Itu akan berjumlah USD850 juta selama setahun dan berarti akan ada 4 juta lebih sedikit orang yang dapat kami jangkau,” terangnya.
Beasley mengatakan Program Pangan Dunia menjangkau sekitar satu juta orang di Ukraina dengan makanan sekarang, dan akan mencapai 2,5 juta selama empat minggu ke depan, 4 juta pada akhir Mei dan mudah-mudahan 6 juta pada akhir Juni.
"Label harganya sekitar USD500 juta untuk tiga bulan pertama dan kami kekurangan sekitar USD300 juta jadi kami perlu meningkatkannya,” ujarnya.
Baca juga: Ukraina Tawarkan Status Netral dengan Imbalan Jaminan Keamanan
Lihat Juga :