WHO Segera Perbarui Panduan Covid-19 Setelah Studi Obat Terbaru

Rabu, 17 Juni 2020 - 14:26 WIB
"Untuk pasien di ventilator, perawatan menunjukkan pengurangan kematian sekitar sepertiga, dan untuk pasien yang hanya memerlukan oksigen, kematian berkurang sekitar seperlima," ungkap hasil temuan awal yang dibagikan dengan WHO.

Manfaatnya hanya terlihat pada para pasien yang sakit serius akibat Covid-19 dan tidak diamati pada pasien dengan kondisi menengah.

Berita positif itu muncul saat infeksi corona meningkat di beberapa tempat seperti Amerika Serikat (AS). China saat ini membatalkan sejumlah penerbangan untuk membantu mengatasi wabah baru di Beijing.

"Ini perawatan pertama untuk mengurangi tingkat kematian pada pasien dengan Covid-19 yang memerlukan oksigen atau ventilator," kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus. (Lihat Video: Evakuasi Seorang Remaja di Bombana yang Dililit Ular Berjalan Dramatis)

"WHO akan mengkoordinasi meta analisa untuk meningkatkan pemahaman kita pada cara ini. Panduan klinik WHO akan diperbarui untuk mencerminkan bagaimana dan kapan obat harus digunakan pada Covid-19," ungkap WHO. (Lihat Video: Pemuda di Jombang Membuat Miniatur Sepeda dari Sampah)
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!