Sanksi Baru AS Tampar Rusia, Sasar 300 Legislator dan Puluhan Perusahaan
Jum'at, 25 Maret 2022 - 02:01 WIB
Pejabat senior pemerintahan Biden mengatakan bahwa sanksi telah berdampak parah pada ekonomi Rusia dan mengutip perkiraan yang memproyeksikan ekonomi negara itu akan berkontraksi sebesar 15 persen tahun ini, menghapus keuntungan 15 tahun. Mereka juga menunjukkan perkiraan bahwa lebih dari 200 ribu orang telah meninggalkan Rusia pada bulan lalu, mempercepat “pengosongan otak.”
Sanksi baru ini menargetkan 328 anggota Duma Negara, majelis rendah parlemen Rusia. Mereka juga termasuk perusahaan pertahanan Rusia seperti Tactical Missiles Corporation JSC, yang membuat sistem senjata.
Baca juga: Putin: Kredibilitas Dolar dan Euro Hancur Akibat Sanksi pada Rusia
Sebagai bagian dari upaya untuk memberikan tekanan keuangan pada sekutu Putin, AS mengatakan pihaknya memberikan sanksi kepada Herman Gref, presiden dan ketua Sberbank, salah satu bank terbesar di Rusia. AS sebelumnya telah menjatuhkan sanksi pada Sberbank bulan lalu.
Departemen Keuangan AS membidik aset alternatif yang dapat digunakan Rusia untuk mendukung ekonominya. Mereka telah mengeluarkan panduan baru untuk memperjelas bahwa transaksi yang melibatkan cadangan emas Rusia senilai USD130 miliar juga dikenakan sanksi AS.
Rusia membangun peti perang emasnya dalam beberapa tahun terakhir untuk membantu menumpulkan dampak sanksi dengan mengizinkan bank sentralnya menggunakan logam mulia untuk membeli mata uang atau mengamankan pinjaman.
Sanksi baru ini menargetkan 328 anggota Duma Negara, majelis rendah parlemen Rusia. Mereka juga termasuk perusahaan pertahanan Rusia seperti Tactical Missiles Corporation JSC, yang membuat sistem senjata.
Baca juga: Putin: Kredibilitas Dolar dan Euro Hancur Akibat Sanksi pada Rusia
Sebagai bagian dari upaya untuk memberikan tekanan keuangan pada sekutu Putin, AS mengatakan pihaknya memberikan sanksi kepada Herman Gref, presiden dan ketua Sberbank, salah satu bank terbesar di Rusia. AS sebelumnya telah menjatuhkan sanksi pada Sberbank bulan lalu.
Departemen Keuangan AS membidik aset alternatif yang dapat digunakan Rusia untuk mendukung ekonominya. Mereka telah mengeluarkan panduan baru untuk memperjelas bahwa transaksi yang melibatkan cadangan emas Rusia senilai USD130 miliar juga dikenakan sanksi AS.
Rusia membangun peti perang emasnya dalam beberapa tahun terakhir untuk membantu menumpulkan dampak sanksi dengan mengizinkan bank sentralnya menggunakan logam mulia untuk membeli mata uang atau mengamankan pinjaman.
Lihat Juga :