Ukraina Klaim 15 Komandan Top Termasuk 6 Jenderal Rusia Tewas dalam Perang
Kamis, 24 Maret 2022 - 10:28 WIB
Moskow belum merevisi korban pasukannya sejak 2 Maret, seminggu setelah perang, ketika menyebutkan 498 tentaranya tewas. Versi Ukraina, jumlah tentara Moskow yang tewas adalah sekitar 15.600 personel.
SINDOnews.com tidak dapat secara independen memverifikasi sebagian besar klaim Ukraina, tetapi beberapa telah dikonfirmasi dari sumber-sumber Rusia.
Militer Moskow di pelabuhan selatan Novorossiysk mengonfirmasi kematian Mayor Jenderal Andrei Sukhovetsky pada 28 Februari dalam sebuah pernyataan di situsnya. Disebutkan bahwa dia pernah bertugas di Suriah, Kaukasus Utara dan Abkhazia.
Konrad Muzyka, direktur konsultan Rochan yang berbasis di Polandia, mengatakan perkiraan Ukraina tentang korban para komandan tinggi Rusia masuk akal, tetapi itu sulit untuk diverifikasi dan angka sebenarnya mungkin lebih kecil.
"Bahkan jika kita berbicara tentang dua jenderal, itu masalah besar," katanya.
"Kami tidak hanya berbicara tentang jenderal, kami juga berbicara tentang kolonel yang tentu saja juga sangat tinggi dalam organisasi."
Dia mengatakan korban seperti itu menunjukkan Rusia tidak memiliki pemahaman yang baik tentang posisi artileri Ukraina dan Kyiv berhasil menargetkan dengan tepat lokasi perwira senior Rusia, mungkin melalui sinyal ponsel mereka.
SINDOnews.com tidak dapat secara independen memverifikasi sebagian besar klaim Ukraina, tetapi beberapa telah dikonfirmasi dari sumber-sumber Rusia.
Militer Moskow di pelabuhan selatan Novorossiysk mengonfirmasi kematian Mayor Jenderal Andrei Sukhovetsky pada 28 Februari dalam sebuah pernyataan di situsnya. Disebutkan bahwa dia pernah bertugas di Suriah, Kaukasus Utara dan Abkhazia.
Konrad Muzyka, direktur konsultan Rochan yang berbasis di Polandia, mengatakan perkiraan Ukraina tentang korban para komandan tinggi Rusia masuk akal, tetapi itu sulit untuk diverifikasi dan angka sebenarnya mungkin lebih kecil.
"Bahkan jika kita berbicara tentang dua jenderal, itu masalah besar," katanya.
"Kami tidak hanya berbicara tentang jenderal, kami juga berbicara tentang kolonel yang tentu saja juga sangat tinggi dalam organisasi."
Dia mengatakan korban seperti itu menunjukkan Rusia tidak memiliki pemahaman yang baik tentang posisi artileri Ukraina dan Kyiv berhasil menargetkan dengan tepat lokasi perwira senior Rusia, mungkin melalui sinyal ponsel mereka.
Lihat Juga :