Resmi, Taliban Larang Bendera Nasional Afghanistan

Minggu, 20 Maret 2022 - 22:16 WIB
Otoritas baru belum diakui secara internasional meskipun Imarah Islam Afghanistan (nama negara yang digunakan oleh Taliban) dinyatakan dipulihkan pada bulan Desember.

Baca juga: Taliban Janji Buka Sekolah untuk Anak Perempuan Pekan Depan

Sebagian besar negara sejauh ini menolak untuk secara resmi mengakui Taliban di tengah kekhawatiran atas perlakuan mereka terhadap anak perempuan dan kaum wanita, serta tuduhan pelanggaran hak asasi manusia terhadap mantan tentara dan pejabat dari pemerintahan yang digulingkan.

Taliban sendiri telah berjanji untuk menyelidiki dugaan pelanggaran, dan mengatakan mereka tidak membalas dendam pada mantan musuh mereka.

Baca juga: Herat Jatuh ke Tangan Taliban, Tentara Afghanistan Memohon Amnesti
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!