Mantan PM Ukraina: Putin Selamatkan Ribuan Nyawa di Republik Donbass
Jum'at, 04 Maret 2022 - 23:01 WIB
Azarov menulis pendapatnya itu di halaman Facebook-nya, dengan dukungan yang jelas untuk operasi khusus Rusia yang sedang berlangsung di Ukraina.
Baca juga: Wali Kota Pro-Rusia di Ukraina Timur Diculik dan Ditembak Mati
Menurut dia, rencana penyerangan Ukraina ke DPR dan LPR dikembangkan oleh Kiev bersama Amerika Serikat (AS).
Azarov menambahkan sepekan sebelum dimulainya operasi militer khusus Rusia, pasukan DPR melaporkan penyadapan peta Angkatan Darat Ukraina, yang menguraikan rincian serangan skala penuh di republik Donbass.
"Ada keyakinan bahwa rencana ini dikembangkan bersama dengan kurator NATO, karena Amerika sebelumnya telah mengerahkan sekitar 5.000 tentara AS ke Polandia," papar Azarov, dilansir Sputnik.
Operasi militer khusus Rusia diperintahkan oleh Presiden Putin pada 24 Februari untuk melindungi DPR dan LPR dari pasukan Kiev menyusul permintaan bantuan mereka di tengah meningkatnya serangan Angkatan Darat Ukraina terhadap posisi dan infrastruktur di Donbass.
Putin mengatakan tujuan dari operasi tersebut adalah untuk mendemiliterisasi dan "de-Nazify" Ukraina. Putin menekankan bahwa Rusia tidak akan menduduki tetangganya.
Baca juga: Wali Kota Pro-Rusia di Ukraina Timur Diculik dan Ditembak Mati
Menurut dia, rencana penyerangan Ukraina ke DPR dan LPR dikembangkan oleh Kiev bersama Amerika Serikat (AS).
Azarov menambahkan sepekan sebelum dimulainya operasi militer khusus Rusia, pasukan DPR melaporkan penyadapan peta Angkatan Darat Ukraina, yang menguraikan rincian serangan skala penuh di republik Donbass.
"Ada keyakinan bahwa rencana ini dikembangkan bersama dengan kurator NATO, karena Amerika sebelumnya telah mengerahkan sekitar 5.000 tentara AS ke Polandia," papar Azarov, dilansir Sputnik.
Operasi militer khusus Rusia diperintahkan oleh Presiden Putin pada 24 Februari untuk melindungi DPR dan LPR dari pasukan Kiev menyusul permintaan bantuan mereka di tengah meningkatnya serangan Angkatan Darat Ukraina terhadap posisi dan infrastruktur di Donbass.
Putin mengatakan tujuan dari operasi tersebut adalah untuk mendemiliterisasi dan "de-Nazify" Ukraina. Putin menekankan bahwa Rusia tidak akan menduduki tetangganya.
Lihat Juga :