Mantan PM Ukraina: Putin Selamatkan Ribuan Nyawa di Republik Donbass

Jum'at, 04 Maret 2022 - 23:01 WIB
Kementerian Pertahanan (Kemhan) Rusia menekankan serangan presisi tinggi yang menargetkan infrastruktur militer Ukraina tidak menimbulkan ancaman bagi penduduk sipil.

Awal pekan ini, juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia Igor Konashenkov mengatakan pasukan DPR dan LPR, dengan dukungan tembakan dari militer Rusia, melanjutkan serangan mereka terhadap unit Angkatan Darat Ukraina, mengambil alih lebih banyak permukiman.

“Sejak 24 Februari, 62 pesawat serta 606 tank dan kendaraan lapis baja lainnya dari Angkatan Darat Ukraina telah dihancurkan, dengan korban tewas prajurit mencapai lebih dari 2.870 orang,” ungkap Konashenkov.

Dia menambahkan bahwa 498 prajurit Rusia telah tewas dalam operasi khusus tersebut.

Presiden Putin mengatakan pada Kamis bahwa operasi di Ukraina berjalan sesuai rencana, dan semua tugas yang sedang dilaksanakan "berhasil".

"Tentara kami berjuang dengan gigih, dengan pemahaman penuh tentang keadilan tujuan mereka, bahkan setelah terluka, mereka tetap dalam formasi, mengorbankan diri ... untuk menyelamatkan rekan dan warga sipil," papar dia.

Dia menambahkan pasukan Rusia berusaha mencegah korban sipil di Ukraina.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!