Khamenei: Krisis Ukraina Diciptakan Rezim Mafia AS
Rabu, 02 Maret 2022 - 19:26 WIB
Reaksi Iran sebelumnya terhadap krisis Ukraina sejalan dengan sikap pemimpin tertinggi, terutama mengidentifikasi NATO yang dipimpin AS sebagai pelakunya.
Presiden Ebrahim Raisi pekan lalu adalah salah satu pemimpin dunia pertama yang berbicara dengan mitranya dari Rusia Vladimir Putin setelah dia memerintahkan invasi ke Ukraina.
Dalam panggilan teleponnya, Raisi mengatakan kepada Putin bahwa ekspansi NATO ke arah timur menghadirkan “ancaman serius” terhadap keamanan dan stabilitas negara-negara merdeka.
“Saya berharap apa yang terjadi akan membawa manfaat bagi bangsa dan kawasan,” kata Raisi.
Kementerian luar negeri Iran juga telah menegaskan pada beberapa kesempatan bahwa krisis itu “berakar di NATO” tetapi telah menyerukan agar itu diselesaikan melalui cara-cara diplomatik.
Baca juga: Raisi Beri Tahu Putin Ekspansi NATO Ancaman Serius Saat Rusia Invasi Ukraina
Presiden Ebrahim Raisi pekan lalu adalah salah satu pemimpin dunia pertama yang berbicara dengan mitranya dari Rusia Vladimir Putin setelah dia memerintahkan invasi ke Ukraina.
Dalam panggilan teleponnya, Raisi mengatakan kepada Putin bahwa ekspansi NATO ke arah timur menghadirkan “ancaman serius” terhadap keamanan dan stabilitas negara-negara merdeka.
“Saya berharap apa yang terjadi akan membawa manfaat bagi bangsa dan kawasan,” kata Raisi.
Kementerian luar negeri Iran juga telah menegaskan pada beberapa kesempatan bahwa krisis itu “berakar di NATO” tetapi telah menyerukan agar itu diselesaikan melalui cara-cara diplomatik.
Baca juga: Raisi Beri Tahu Putin Ekspansi NATO Ancaman Serius Saat Rusia Invasi Ukraina
(ian)
Lihat Juga :