Ukraina Tawarkan Amnesti dan Uang kepada Tentara Rusia untuk Menyerah
Selasa, 01 Maret 2022 - 21:38 WIB
Dia bahkan pada hari Minggu memerintahkan pasukan nuklir Rusia dalam siaga tinggi, mengutip “sanksi agresif (dan) tidak sah” Barat terhadap Rusia sebagai penyebabnya.
Pada hari Senin, pasukan rudal nuklir Rusia dan armada Utara dan Pasifik ditempatkan pada tugas tempur yang ditingkatkan.
Sementara itu putaran pertama pembicaraan antara pejabat Rusia dan Ukraina yang bertujuan untuk mengakhiri konflik pada hari Senin berakhir tanpa kesepakatan. Kiev mengatakan negosiasi dengan Moskow sulit. Putaran kedua yang diharapkan untuk fokus pada gencatan senjata diperkirakan akan dimulai dalam beberapa hari mendatang.
Baca juga: Ukraina Serukan Penyelidikan PBB atas Dugaan Kejahatan Perang Rusia
Pada hari Senin, pasukan rudal nuklir Rusia dan armada Utara dan Pasifik ditempatkan pada tugas tempur yang ditingkatkan.
Sementara itu putaran pertama pembicaraan antara pejabat Rusia dan Ukraina yang bertujuan untuk mengakhiri konflik pada hari Senin berakhir tanpa kesepakatan. Kiev mengatakan negosiasi dengan Moskow sulit. Putaran kedua yang diharapkan untuk fokus pada gencatan senjata diperkirakan akan dimulai dalam beberapa hari mendatang.
Baca juga: Ukraina Serukan Penyelidikan PBB atas Dugaan Kejahatan Perang Rusia
(ian)
Lihat Juga :