Ukraina Digempur Rusia, Negara Mana Saja yang Kirim Bantuan Militer?

Selasa, 01 Maret 2022 - 17:20 WIB
“Mengingat perilaku yang semakin mengancam dari Rusia dan sejalan dengan dukungan kami sebelumnya, Inggris akan segera memberikan paket dukungan militer lebih lanjut ke Ukraina,” Perdana Menteri Boris Johnson mengatakan kepada parlemen.

“Ini akan mencakup bantuan mematikan dalam bentuk senjata pertahanan dan bantuan tidak mematikan,” imbuhnya.

Baca juga: Miliarder Jepang Hiroshi Mikitani Sumbang Rp125 Miliar untuk Ukraina

Prancis

Prancis, yang telah mengirim bantuan, mengirimkan lebih banyak peralatan militer serta bahan bakar.

Paris mengatakan telah bertindak atas permintaan Ukraina sebelumnya untuk pertahanan anti-pesawat dan senjata digital.

Belanda

Pemerintah Belanda dalam surat kepada parlemen pada Sabtu lalu mengatakan akan memasok roket pertahanan udara dan sistem anti-tank ke Ukraina.

"Pemerintah Belanda menyetujui permintaan Ukraina untuk segera mengirimkan 200 roket pertahanan udara Stinger dan 50 senjata anti-tank Panzerfaust 3 dengan 400 roket," bunyi surat itu.

"Pemerintah Belanda juga bersama-sama mempertimbangkan untuk mengirim sistem pertahanan udara Patriot bersama Jerman ke kelompok tempur NATO di Slovakia," katanya.

Jerman

Jerman akan memasok Ukraina dengan 1.000 senjata anti-tank dan 500 rudal permukaan-ke-udara Stinger dari stok Bundeswehr untuk pertahanan melawan Rusia.

Ini adalah perubahan besar dari kebijakan lama Berlin yang melarang ekspor senjata ke zona konflik.

“Invasi Rusia ke Ukraina menandai titik balik. Adalah tugas kami untuk melakukan yang terbaik untuk mendukung Ukraina dalam mempertahankan diri melawan tentara invasi Putin,” kata Kanselir Jerman Olaf Scholz pada hari Sabtu.

Baca juga: Bendung Invasi Rusia, Jerman Putuskan Kirim Senjata ke Ukraina

Kanada

Ottawa mengirim persenjataan militer mematikan ke Ukraina dan meminjamkan setengah miliar dolar Kanada (USD394 juta) kepada Kiev untuk membantu mempertahankan diri.

Swedia, Norwegia dan Denmark

Stockholm juga melanggar sikap netral bersejarahnya untuk mengirim 5.000 senjata anti-tank ke Ukraina, dengan Denmark menyumbang 2.700 lagi. Sedangkan Norwegia mengirimkan helm dan pelindung tubuh serta hingga 2.000 senjata anti-tank M72.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!