Warga Hong Kong Peringati Setahun Bentrok Demonstran-Polisi
Jum'at, 12 Juni 2020 - 23:26 WIB
Para demonstran mendorong penyelidikan kebrutalan polisi, amnesti bagi sekitar 9.000 orang yang ditangkap karena selama aksi protes dan hak pilih universal.
Menanggapi aksi demonstrasi selama berbulan-bulan itu, China menggambarkan aksi protes sebagai rencana asing untuk menggoyahkan kekuasaan Beijing.
Bulan lalu China mengumumkan rencana untuk memberlakukan undang-undang keamanan nasional baru di Hong Kong yang menargetkan aksi subversi, suksesi, terorisme, dan campur tangan asing.
Beijing mengatakan undang-undang itu akan memulihkan ketertiban.
Tetapi para kritikus, termasuk banyak pemerintah Barat, khawatir undang-undang itu akan membawa penindasan politik gaya China daratan ke kota yang seharusnya menjamin kebebasan dan otonomi selama 50 tahun setelah penyerahannya.
Menanggapi aksi demonstrasi selama berbulan-bulan itu, China menggambarkan aksi protes sebagai rencana asing untuk menggoyahkan kekuasaan Beijing.
Bulan lalu China mengumumkan rencana untuk memberlakukan undang-undang keamanan nasional baru di Hong Kong yang menargetkan aksi subversi, suksesi, terorisme, dan campur tangan asing.
Beijing mengatakan undang-undang itu akan memulihkan ketertiban.
Tetapi para kritikus, termasuk banyak pemerintah Barat, khawatir undang-undang itu akan membawa penindasan politik gaya China daratan ke kota yang seharusnya menjamin kebebasan dan otonomi selama 50 tahun setelah penyerahannya.
(ian)
Lihat Juga :