Ledakan Mortir Tewaskan 9 Anak di Afghanistan Timur

Selasa, 11 Januari 2022 - 00:15 WIB
Baca: Agen Intelijen Afghanistan Buang 3.000 Liter Miras ke Kanal di Kabul

Hingga kini, Afghanistan adalah salah satu negara dengan ranjau darat terbanyak yang tidak atau belum meledak. Di Afghanistan juga tersimpan persenjataan lainnya dari dekade perang dan konflik sebelumnya di negara itu. Saat bom meledak, korbannya seringkali adalah anak-anak.

Negara Islam di Provinsi Khorasan, ISKP (ISIS-K) telah mengklaim bertanggung jawab atas serangkaian serangan berdarah di Afghanistan sejak Taliban mengambil alih negara itu pada pertengahan Agustus 2020, termasuk di Nangarhar, salah satu target paling umum.

Afiliasi kelompok bersenjata ISIL (ISIS) telah beroperasi di Afghanistan sejak 2014, melakukan puluhan serangan mengerikan dan paling sering menargetkan minoritas Muslim Syiah di negara itu.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!