Stok Rudal Patriot Menipis, Arab Saudi Minta Bantuan Negara Tetangga

Minggu, 09 Januari 2022 - 21:34 WIB
“Itu adalah sesuatu yang harus kita tangani dan jawabannya bukan hanya lebih banyak pencegat, tetapi jawaban untuk itu pada akhirnya adalah solusi diplomatik untuk krisis di Yaman,” imbuhnya.

Baca juga: Koalisi Arab Marah Houthi Membajak Kapal Berbendera Uni Emirat Arab

Sistem pertahanan Arab Saudi mengeluarkan sebagian besar proyektil. Tetapi, menurut juru bicara pertahanan Saudi Turk al-Maliki, 59 warga sipil telah tewas sejak Riyadh melancarkan perangnya melawan Houthi tujuh tahun lalu.

Dia mengatakan kerajaan menghargai kemitraannya yang kuat dan solid dengan AS.

“Kerja sama militer kami sedang berlangsung dan kami akan terus bekerja sama dengan mitra AS kami dalam menghadapi ancaman rudal balistik lintas batas, roket, dan UAV (drone),” katanya.

Seorang pejabat senior AS mengatakkan pemerintahan Presiden Joe Biden mendukung langkah untuk mendapatkan rudal dari negara Teluk lainnya di tengah kekhawatiran bahwa stok rudal Patriot Riyadh habis dalam hitungan bulan mengingat tingkat serangan yang dilakukan oleh Houthi.

Baca juga: Raja Salman: Tindakan Destabilisasi Iran Jadi Perhatian Besar Arab Saudi
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!