Nestapa Umat Kristen Korut Kala Natal, Diburu Tim Pembunuh Rezim Kim Jong-un
Minggu, 26 Desember 2021 - 20:47 WIB
"Rezim Kim akan mendesak rakyat untuk menunjukkan kesetiaan penuh mereka kepada keluarga Kim. Dalam waktu ini, jika ada yang ditangkap karena diam-diam merayakan Natal, mereka bisa langsung dibunuh," tuturnya.
"Mereka masih membutuhkan otoritas untuk eksekusi publik, tetapi satu-satunya di mana mereka tidak membutuhkannya adalah untuk orang Kristen atau tahanan politik di kamp penjara," ungkapnya.
"Jika mereka tidak merayakan hari jadi istri Kim, tidak dapat dihindari apa konsekuensinya jika mereka ditemukan," ucap pria yang sekarang bekerja untuk Open Doors, sebuah badan amal yang membantu mendukung orang-orang Kristen yang dianiaya.
Cho juga mengklaim kelahiran Kim Jong-il telah dimitologikan untuk meniru kelahiran Kristus.
Korut berada di puncak daftar pantauan penganiayaan umat Kristen Open Doors. Diperkirakan 400.000 orang Kristen berada di negara itu tetapi harus tetap bersembunyi dari rezim yang mematikan.
Baca juga: Adik Kim Jong-un Makin Berpengaruh, Pegang Peran Penting Baru
Namun, banyak orang Kristen telah dikirim ke penjara barbar dan kamp kerja paksa karena agama mereka.
Badan amal itu memperkirakan sekitar 50-70 ribu orang Kristen di negara itu saat ini berada di kamp-kamp penjara.
"Mereka masih membutuhkan otoritas untuk eksekusi publik, tetapi satu-satunya di mana mereka tidak membutuhkannya adalah untuk orang Kristen atau tahanan politik di kamp penjara," ungkapnya.
"Jika mereka tidak merayakan hari jadi istri Kim, tidak dapat dihindari apa konsekuensinya jika mereka ditemukan," ucap pria yang sekarang bekerja untuk Open Doors, sebuah badan amal yang membantu mendukung orang-orang Kristen yang dianiaya.
Cho juga mengklaim kelahiran Kim Jong-il telah dimitologikan untuk meniru kelahiran Kristus.
Korut berada di puncak daftar pantauan penganiayaan umat Kristen Open Doors. Diperkirakan 400.000 orang Kristen berada di negara itu tetapi harus tetap bersembunyi dari rezim yang mematikan.
Baca juga: Adik Kim Jong-un Makin Berpengaruh, Pegang Peran Penting Baru
Namun, banyak orang Kristen telah dikirim ke penjara barbar dan kamp kerja paksa karena agama mereka.
Badan amal itu memperkirakan sekitar 50-70 ribu orang Kristen di negara itu saat ini berada di kamp-kamp penjara.
Lihat Juga :