Beijing Kirim Bala Bantuan ke Solomon usai Kerusuhan Anti-China

Sabtu, 25 Desember 2021 - 00:03 WIB
Tetapi subplot dari kerusuhan itu adalah upaya PM Sogavare untuk menjalin hubungan lebih dekat dengan Beijing setelah tiba-tiba memutuskan hubungan lama pulau itu dengan Taiwan pada 2019.

China menolak setiap kontak resmi antara negara lain dan Taiwan yang memiliki pemerintahan sendiri, yang dilihatnya sebagai wilayahnya yang menunggu reunifikasi.

"Beijing akan segera memberikan dukungan atas permintaan pemerintah Kepulauan Solomon," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian. "Materi dan personel akan tiba dalam waktu dekat," ujarnya.

“China dengan tegas mendukung upaya pemerintah Kepulauan Solomon untuk menjaga stabilitas domestik,” kata Zhao, yang dilansir Reuters, Jumat (24/12/2021).

"Beijing dengan tegas melindungi hak-hak warga negara China di Kepulauan Solomon dan mengutuk keras semua tindakan kekerasan ilegal," ujarnya.

Zhao menambahkan bahwa bala bantuan akan memainkan peran konstruktif dalam meningkatkan kapasitas pasukan polisi Kepulauan Solomon.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!