Rusia Pontang-panting Hubungkan Perbankan Afghanistan ke Sistem Global

Jum'at, 17 Desember 2021 - 19:11 WIB
Warga menghitung uang di Kabul, Afghanistan. Foto/REUTERS
MOSKOW - Rusia berusaha keras membuat perbankan Afghanistan terhubung kembali ke sistem pembayaran global SWIFT. Pernyataan itu diungkapkan Perwakilan Presiden Khusus Rusia untuk Afghanistan Zamir Kabulov.

“Kami berusaha mencapai ini karena situasi ini menciptakan masalah bagi Amerika Serikat sendiri, untuk cabang eksekutif, yang tidak dapat secara langsung memberikan bantuan kepada rakyat Afghanistan, melewati Taliban, karena SWIFT dinonaktifkan. Anda perlu menggunakan SWIFT. Ya, dimungkinkan untuk mengembangkan semacam mekanisme pemantauan, ke mana dana ini akan disalurkan," papar Kabulov, dilansir Sputnik pada Jumat (17/12/2021).



Setelah Taliban merebut kekuasaan di Kabul pada pertengahan Agustus, bank-bank Barat membekukan dana Afghanistan dan donor senilai miliaran dolar untuk menolak aset-aset ini diambil pemerintahan yang dipimpin Taliban.

Baca juga: Rusia Ungkap di Mana Perang Dunia III Telah Dimulai

Selain itu, bank-bank Afghanistan untuk sementara terputus dari sistem pembayaran SWIFT.

Baca juga: Deretan Pangeran yang Bisa Jadi Raja Arab Saudi Jika Raja Salman Meninggal
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!