Serangan Bersenjata di Tepi Barat Tewaskan Satu Pria Israel
Jum'at, 17 Desember 2021 - 03:39 WIB
Baca: Warga Israel Berdandan ala Muslim untuk Bisa Masuk Kompleks Al-Aqsa
Menanggapi serangan itu, Perdana Menteri Naftali Bennett mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pasukan keamanan Israel akan "segera menangkap teroris" di balik penembakan itu. Dia juga mengirimkan "belasungkawa yang tulus" kepada keluarga pria yang terbunuh.
Menteri Pertahanan Benny Gantz mengatakan pasukan keamanan dalam keadaan siaga tinggi setelah serangan itu. "Kami terus meningkatkan kewaspadaan dan kesiapan kami melawan teror di Yudea dan Samaria dan akan terus menggunakan semua kemampuan kami di semua lini melawan organisasi teroris," kata Gantz dalam sebuah pernyataan.
Sementara itu, kelompok perlawanan Palestina, Hamas, Jihad Islam dan Front Populer untuk Pembebasan Palestina memuji serangan itu, tetapi tidak mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut.
"Hamas memberkati operasi heroik di Nablus ini melawan pasukan pendudukan dan pemukim yang membunuh," kata juru bicara Hamas Hazim Qasim. “Operasi ini membuktikan lagi bahwa orang-orang heroik kita akan melanjutkan perjuangan mereka sampai saat ini,” tandasnya.
Menanggapi serangan itu, Perdana Menteri Naftali Bennett mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pasukan keamanan Israel akan "segera menangkap teroris" di balik penembakan itu. Dia juga mengirimkan "belasungkawa yang tulus" kepada keluarga pria yang terbunuh.
Menteri Pertahanan Benny Gantz mengatakan pasukan keamanan dalam keadaan siaga tinggi setelah serangan itu. "Kami terus meningkatkan kewaspadaan dan kesiapan kami melawan teror di Yudea dan Samaria dan akan terus menggunakan semua kemampuan kami di semua lini melawan organisasi teroris," kata Gantz dalam sebuah pernyataan.
Sementara itu, kelompok perlawanan Palestina, Hamas, Jihad Islam dan Front Populer untuk Pembebasan Palestina memuji serangan itu, tetapi tidak mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut.
"Hamas memberkati operasi heroik di Nablus ini melawan pasukan pendudukan dan pemukim yang membunuh," kata juru bicara Hamas Hazim Qasim. “Operasi ini membuktikan lagi bahwa orang-orang heroik kita akan melanjutkan perjuangan mereka sampai saat ini,” tandasnya.
(esn)
Lihat Juga :