Terbongkar, Apple dan China Jalin Kesepakatan Rahasia Rp3.944 Triliun

Rabu, 08 Desember 2021 - 13:32 WIB
Cook berusaha melobi pemerintah China sepanjang 2016, karena menerapkan tindakan yang akan merusak sistem App Store, iCloud, dan Apple Pay perusahaannya, dan yang mengakibatkan penurunan penjualan iPhone untuk beberapa waktu.

Selain setuju mendirikan serangkaian lokasi ritel baru, inisiatif energi terbarukan, dan pusat R&D di seluruh China, Cook konon berjanji perusahaannya akan bekerja sama dengan akademisi China dan produsen lokal, dan bahkan membeli komponen dari pemasok di dalam negeri.

“Sebagai imbalan atas dukungan dan bantuan yang diperlukan dari pemerintah China, Apple akan tumbuh bersama dengan perusahaan China untuk mencapai keuntungan bersama dan situasi yang saling menguntungkan,” ungkap laporan itu.

Segera setelah dugaan kesepakatan, Apple secara terbuka mengumumkan investasi USD1 miliar ke pesaing Uber China, Didi Chuxing, pada Mei 2016, yang diklaim Cook akan menawarkan "kesempatan untuk mempelajari lebih lanjut tentang segmen tertentu dari pasar China."

Pada tahun yang sama, Cook juga mengumumkan kesepakatan besar dengan produsen turbin angin teratas negara itu, Xinjiang Goldwind Science and Technology, dan membuat rencana memindahkan operasi iCloud ke China pada 2017.

Dana energi hijau senilai USD300 juta didirikan pada 2018, yang semuanya tampaknya sesuai dengan perjanjian lima tahun.

Bisnis Apple di China tampaknya telah pulih secara signifikan sejak tindakan keras regulasi pada 2016, mencatat rekor pendapatan kuartalan sebesar USD68 miliar di sana musim panas lalu sambil terus membuka etalase dan pusat penelitian baru.

China sekarang membukukan sekitar seperlima dari total penjualan Apple, menurut laporan itu.
Dapatkan berita terbaru, follow WhatsApp Channel SINDOnews sekarang juga!
(sya)
Halaman :
tulis komentar anda
Video Rekomendasi
Berita Terkait
Rekomendasi
Terpopuler
Berita Terkini More