40 Ribu Orang Berdemo di Wina Tolak Kebijakan Lockdown Total

Minggu, 05 Desember 2021 - 20:03 WIB
Para demonstran membawa papan bertuliskan: "Saya akan memutuskan sendiri," dan "Jadikan Austria Hebat Lagi," menurut Reuters.

Partai Kebebasan sayap kanan, kelompok terbesar ketiga di Parlemen, telah mendesak pemimpin oposisi terhadap langkah-langkah pandemi baru. Partai tersebut telah memperkuat teori konspirasi tentang vaksin, menyebarkan keraguan tentang keefektifannya, sambil mempromosikan ivermectin, obat yang biasanya digunakan untuk cacingan hewan yang telah berulang kali gagal melawan virus corona dalam uji klinis.

Baca: Covid-19 Kembali Menggila, Austria Lockdown Seluruh Negeri

Kasus telah menurun tajam di Austria sejak 22 November, ketika Austria menjadi negara pertama di Eropa Barat yang memberlakukan kembali penguncian, yang memungkinkan orang meninggalkan rumah hanya untuk pergi bekerja atau membeli bahan makanan atau obat-obatan.

Lonjakan yang dimulai pada musim panas dengan cepat meningkat, memberi Austria beban kasus pandemi tertinggi dan meningkatnya kematian. Lockdown akan berlangsung hingga pertengahan Desember.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!