Tentara AS yang Tolak Vaksinasi Covid-19 Dilarang Ikut Latihan

Kamis, 02 Desember 2021 - 00:22 WIB
Seorang tentara Amerika Serikat sedang menjalani vaksinasi Covid-19. FOTO/Reuters
WASHINGTON - Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS), Lloyd Austin telah memutuskan bahwa anggota Garda Nasional yang menolak vaksinasi Covid-19 akan dilarang mengikuti latihan dan pelatihan yang didanai pemerintah federal. Pelatihan ini diperlukan untuk mempertahankan status Garda mereka.

Austin menjabarkan kebijakan itu dalam memo internal yang diperoleh The Associated Press. Dalam memo itu, dia menginstruksikan para pemimpin dinas militer untuk menerbitkan panduan tentang anggota Garda Nasional yang gagal memenuhi persyaratan kesiapan medis militer karena menolak vaksin.



Baca: Tragis, Total 139 Tentara AS Bunuh Diri

“Vaksinasi sangat penting untuk kesehatan dan kesiapan pasukan. Anggota Garda Nasional yang tidak diizinkan untuk berpartisipasi dalam latihan karena penolakan mereka untuk divaksinasi, tidak akan dibayar oleh Departemen Pertahanan,” jelas Austin, seperti dikutip dari Politico, Selasa (30/11/2021).

Ia menambahkan, anggota Garda Nasional yang menolak vaksin, tidak akan menerima kredit poin yang akan diperhitungkan untuk pensiun dan tunjangan federal lainnya. Austin mengatakan kepada para pemimpin layanan untuk menerapkan kebijakan itu dengan berkoordinasi dengan kepala Biro Garda Nasional dan perwira tinggi Pentagon.

Dijelaskan pula, semua anggota militer diwajibkan untuk divaksinasi, kecuali mereka memperoleh pengabaian resmi karena alasan medis atau alasan lainnya. Di bawah undang-undang federal, anggota Garda Nasional harus berkumpul untuk latihan dan berpartisipasi dalam pelatihan dalam jumlah hari tertentu per tahun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!