Korut Kecam Pakta AUKUS, Sebut Bawa Dunia Lebih Dekat ke Perang Nuklir
Selasa, 30 November 2021 - 15:13 WIB
Kemitraan itu merupakan langkah kontroversial yang membuat marah Prancis karena menggagalkan kesepakatan multi miliar poundsterling yang telah ditandatangani dengan Australia.
Aliansi AUKUS juga telah dikritik oleh kekuatan rival di Laut China Selatan karena secara luas dilihat sebagai upaya untuk mengurangi pengaruh China.
Perjanjian AUKUS melibatkan pembagian intelijen dan memberi Australia teknologi rahasia untuk membangun kapal selam bertenaga nuklir tetapi tidak dilengkapi dengan senjata nuklir.
Australia akan mampu membangun kapal selam bertenaga nuklir yang lebih cepat dan lebih sulit dideteksi daripada armada kapal selam bertenaga konvensional.
Kapal selam bertenaga nuklir dapat tetap terendam selama beberapa bulan dan menembakkan rudal jarak jauh—meskipun Australia telah menyatakan tidak berniat menempatkan senjata nuklir pada kapalnya nanti.
Washington telah mengkritik China karena tidak menghormati keseimbangan kekuatan di kawasan itu, sementara China mengecam kemitraan baru itu karena merasa hal itu akan semakin memicu perlombaan senjata dan proliferasi nuklir.
Aliansi AUKUS juga telah dikritik oleh kekuatan rival di Laut China Selatan karena secara luas dilihat sebagai upaya untuk mengurangi pengaruh China.
Perjanjian AUKUS melibatkan pembagian intelijen dan memberi Australia teknologi rahasia untuk membangun kapal selam bertenaga nuklir tetapi tidak dilengkapi dengan senjata nuklir.
Australia akan mampu membangun kapal selam bertenaga nuklir yang lebih cepat dan lebih sulit dideteksi daripada armada kapal selam bertenaga konvensional.
Kapal selam bertenaga nuklir dapat tetap terendam selama beberapa bulan dan menembakkan rudal jarak jauh—meskipun Australia telah menyatakan tidak berniat menempatkan senjata nuklir pada kapalnya nanti.
Washington telah mengkritik China karena tidak menghormati keseimbangan kekuatan di kawasan itu, sementara China mengecam kemitraan baru itu karena merasa hal itu akan semakin memicu perlombaan senjata dan proliferasi nuklir.
Lihat Juga :