Momok bagi Narapidana, Harga Pedang Algojo Arab Saudi Rp46 Juta

Jum'at, 26 November 2021 - 14:00 WIB
Dia melakukan hukuman potong tangan dan kaki untuk kejahatan tertentu yang tentu saja tidak sampai menghilangkan nyawa orang lain seperti mencuri, merampok, dan lainnya.

Walau sudah dibekali pedang Qaridha yang super tajam, algojo Arab Saudi harus bisa menentukan titik yang pas untuk bisa memotong leher terpidana mati dalam sekali tebas. Karena jika meleset sedikit saja, akan membuat terpidana mati kesakitan karena tidak langsung mati.

Para algojo Arab Saudi agak dibuat kesulitan ketika terpidana mati yang dipancung adalah perempuan. Karena terpidana mati perempuan harus ditutup lehernya karena termasuk aurat wanita.

Hal ini yang membuat para algojo harus bisa teliti dalam memenggal kepala terpidana wanita tersebut.

Jika terpidana matinya laki-laki, akan lebih mudah karena lehernya tidak ditutup. Terpidana laki-laki yang dipenggal kepalanya bisa melihat pemandangan sekitar sebelum dia dieksekusi mati.

Walau pekerjaan yang dilakukan berurusan dengan nyawa orang, para algojo Arab Saudi ini tidak terlalu terpengaruh dalam kehidupan pribadinya.

Mereka tetap bisa bergaul dan bercengkerama dengan orang-orang terdekatnya tanpa ada rasa canggung sama sekali.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!