AS Tak Ingin Akui Presiden Putin setelah 2024, Rusia Marah

Sabtu, 20 November 2021 - 00:03 WIB
"Kami menganggap inisiatif anggota Kongres seperti itu tidak dapat diterima. Kami menganggap ini sebagai campur tangan dalam urusan kami. Dan kami yakin bahwa hanya orang Rusia yang dapat menentukan siapa yang akan menjadi presiden Federasi Rusia dan kapan," imbuh Peskov, seperti dilansir Reuters.

Sebelumnya, dua anggota Kongres AS telah memperkenalkan resolusi untuk mengakhiri pengakuan Washington atas Vladimir Putin sebagai presiden Rusia jika dia tetap berkuasa setelah 2024.

"Anggota Kongres Steve Cohen, Wakil Ketua Komisi Keamanan dan Kerjasama di Eropa, lebih dikenal sebagai Komisi Helsinki, bersama dengan Anggota Peringkat Joe Wilson dari South Carolina, hari ini memperkenalkan Resolusi Kongres untuk mengakhiri pengakuan Vladimir Putin sebagai presiden Rusia setelah 7 Mei 2024, jika otokrat tetap berkuasa", kata kantor Cohen dalam siaran pers, Kamis.

Resolusi, lanjut siaran pers tersebut, mengeklaim ketidakberesan dalam pemilu Rusia telah membuat Putin tetap berkuasa dan kelanjutannya di kantor setelah tahun 2024 tidak sah.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!