Kembali Bentrok dengan Azerbaijan, Armenia Kehilangan 2 Posisi Tempur

Rabu, 17 November 2021 - 03:48 WIB
Baik kementerian pertahanan Armenia dan Rusia kemudian mengatakan bahwa gencatan senjata yang didukung Rusia telah disetujui, sementara Azerbaijan belum secara terbuka mengomentari masalah ini seperti dikutip dari BBC, Rabu (17/11/2021).

Sebelumnya, Armenia menyalahkan pasukan Azerbaijan atas pecahnya pertempuran terbaru dan mengatakan 12 tentara telah ditangkap. Meski begitu Armenia tidak segera mengkonfirmasi rincian korban. Tetapi kepala komite hubungan luar negeri parlemen, Eduard Aghajanyan, mengatakan sebanyak 15 tentara kemungkinan tewas.

Pada bagiannya, Kementerian Pertahanan Azerbaijan menuduh Armenia melakukan provokasi besar-besaran terhadap Azerbaijan di wilayah Kalbajar dan Lachin di perbatasan negara.

Dikatakan bahwa Armenia meluncurkan operasi militer mendadak untuk mengambil posisi yang lebih menguntungkan tetapi serangan itu gagal.

Namun menurut kementerian luar negeri Armenia, pasukan Azerbaijan menyerang perbatasan timur sebagai bagian dari kebijakan yang dimulai pada Mei lalu dengan tujuan menyusup ke dua wilayah Armenia yaitu Syunik di tenggara dan Gegharkunik di timur.

Baca juga: Bentrok dengan Militer Azerbaijan di Perbatasan, Tiga Tentara Armenia Tewas
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!