NASA Tunda Misi Pendaratan ke Bulan hingga 2025
Rabu, 10 November 2021 - 23:55 WIB
Dia secara khusus menyebutkan keterlambatan dalam pengembangan kapsul kru Orion dan Sistem Pendaratan Manusia jadi penyebab terus tertundanya misi ke bulan. "Setelah melihat baik-baik selama 6 bulan terakhir ini, jelas bagi saya bahwa badan tersebut perlu membuat perubahan serius untuk keberhasilan program jangka panjang," kata Nelson.
Menurutnya, salah satu faktor utama penundaan juga disebabkan oleh gugatan atas pemilihan SpaceX pada bulan April silam untuk membangun Sistem Pendaratan Manusia guna membawa astronot ke permukaan bulan, yang ditolak minggu lalu.
Baca: NASA Deteksi Asteroid Setinggi Menara Eiffel Terbang Menuju Bumi
"Kami telah kehilangan hampir tujuh bulan dalam litigasi, dan itu kemungkinan telah mendorong pendaratan manusia pertama kemungkinan tidak lebih awal dari tahun 2025," lanjut Nelson.
Ia juga mengungkapkan, target pendaratan di bulan pada 2024 yang ditetapkan oleh pemerintahan Trump terlalu optimis, mengingat semua komponen yang harus dikembangkan dan diuji. Pernyataan Nelson ini juga berarti bahwa perlombaan AS melawan China untuk mempertaruhkan kehadiran yang lebih permanen di permukaan bulan telah memanas.
Menurutnya, salah satu faktor utama penundaan juga disebabkan oleh gugatan atas pemilihan SpaceX pada bulan April silam untuk membangun Sistem Pendaratan Manusia guna membawa astronot ke permukaan bulan, yang ditolak minggu lalu.
Baca: NASA Deteksi Asteroid Setinggi Menara Eiffel Terbang Menuju Bumi
"Kami telah kehilangan hampir tujuh bulan dalam litigasi, dan itu kemungkinan telah mendorong pendaratan manusia pertama kemungkinan tidak lebih awal dari tahun 2025," lanjut Nelson.
Ia juga mengungkapkan, target pendaratan di bulan pada 2024 yang ditetapkan oleh pemerintahan Trump terlalu optimis, mengingat semua komponen yang harus dikembangkan dan diuji. Pernyataan Nelson ini juga berarti bahwa perlombaan AS melawan China untuk mempertaruhkan kehadiran yang lebih permanen di permukaan bulan telah memanas.
Lihat Juga :