Turki Berhasil Uji Tembak Sistem Rudal Siper, Tandingan S-400 Rusia
Senin, 08 November 2021 - 14:16 WIB
Sementara pengiriman sistem pertahanan udara ketinggian rendah Hisar-A telah dimulai, produksi massalnya juga sudah dimulai. Rentang intersepsi sistem Hisar-A adalah 15 kilometer (9,3 mil), sedangkan sistem Hisar-O adalah 25 kilometer.
Mengutip Daily Sabah, Senin (8/11/202), Siper dimaksudkan untuk berada pada level yang dapat bersaing dengan S-400 buatan Rusia. Turki sudah memiliki S-400 setelah membelinya dari Rusia, yang membuat Ankara gagal memperoleh jet tempur siluman F-35 dari Amerika Serikat.
Pada bulan Maret, sistem pertahanan udara jarak menengah Hisar-O+, versi upgrade dari Hisar-O, berhasil menyelesaikan uji tembak, yang merupakan uji coba jarak terjauh dan ketinggian tertinggi yang dilakukan di negara tersebut hingga saat ini.
Sistem pertahanan udara Hisar-O+ diharapkan dapat menghancurkan semua jenis ancaman udara yang diciptakan oleh pesawat bersayap tetap dan berputar, helikopter, rudal jelajah, kendaraan udara tak berawak (UAV) dan rudal udara-ke-permukaan dalam kondisi cuaca buruk.
Mengutip Daily Sabah, Senin (8/11/202), Siper dimaksudkan untuk berada pada level yang dapat bersaing dengan S-400 buatan Rusia. Turki sudah memiliki S-400 setelah membelinya dari Rusia, yang membuat Ankara gagal memperoleh jet tempur siluman F-35 dari Amerika Serikat.
Pada bulan Maret, sistem pertahanan udara jarak menengah Hisar-O+, versi upgrade dari Hisar-O, berhasil menyelesaikan uji tembak, yang merupakan uji coba jarak terjauh dan ketinggian tertinggi yang dilakukan di negara tersebut hingga saat ini.
Sistem pertahanan udara Hisar-O+ diharapkan dapat menghancurkan semua jenis ancaman udara yang diciptakan oleh pesawat bersayap tetap dan berputar, helikopter, rudal jelajah, kendaraan udara tak berawak (UAV) dan rudal udara-ke-permukaan dalam kondisi cuaca buruk.
(min)
Lihat Juga :