Didakwa Berbohong, Analis Rusia Soal Kolusi Donald Trump-Rusia Diciduk FBI

Jum'at, 05 November 2021 - 01:28 WIB
Tuduhan terhadap Danchenko tidak diketahui, karena dakwaan terhadapnya tetap disegel. Namun, dikutip dari Sputnik,analis kelahiran Rusia itu didakwa membuat pernyataan palsu kepada FBI, dengan Departemen Kehakiman mengatakan bahwa dia diduga berbohong tentang sumber informasi yang diberikan kepada FBI selama kampanye presiden 2016.

Sebelum terlibat dalam Steele Dossier, Danchenko telah menjadi perhatian otoritas AS sebelumnya, dan diselidiki oleh FBI satu dekade sebelumnya karena diduga bertugas sebagai "agen Rusia" di AS. Danchenko membantah tuduhan itu.

Mantan staf di Brookings Institution, Danchenko menjabat sebagai sumber utama dari banyak informasi yang akan membuatnya menjadi sumber dari berkas mantan mata-mata Inggris Christopher Steele.

Berkas tersebut akhirnya digunakan oleh FBI untuk mendapatkan izin guna memata-matai tim kampanye Trump, dengan operasi kontra intelijen ini akhirnya berkembang menjadi penyelidikan 'Russiagate' yang dilakukan oleh Penasihat Khusus Robert Mueller. Mueller kemudian menemukan bahwa tidak ada kolusi yang terjadi antara tim kampanye Trump dan pemerintah Rusia.

Baca juga: Media Sosial Garapan Trump Diretas 2 Jam Setelah Diumumkan

Steele, yang telah disewa oleh firma riset oposisi Partai Demokrat untuk menggali kesalahan Trump, menelan semua informasi yang diberikan Danchenko kepadanya, meskipun Danchenko dilaporkan akan memberi tahu FBI bahwa dia tidak pernah bermaksud informasi yang dia berikan kepada Steele berakhir dalam penyelidikan kriminal.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!