Pesta di Riyadh Berlanjut, Ribuan Warga Saudi Hadiri Festival hingga Tengah Malam
Jum'at, 29 Oktober 2021 - 05:00 WIB
Festival ini menampilkan landmark terkenal dari negara-negara di seluruh dunia, pasar, cerita rakyat, dan lagu, dan kafe serta restoran menyajikan masakan tradisional. Pengunjung festival dapat melihat menara miring Pisa yang terkenal di Italy Street. Selain berjalan di sekitar atraksi, pengunjung dapat menyewa skuter listrik dan sepeda.
Sepeda motor roda tiga Polaris Slingshot dan Harley-Davidsons memasuki alun-alun utama untuk memulai festival dalam parade sepeda motor terbesar dalam sejarah Kerajaan. Tarian budaya, permainan realitas virtual, dan makanan tradisional adalah beberapa dari yang disuguhkan festival ini di hari pertama.
Baca: Pantai Bikini, Gebrakan Mohammed bin Salman untuk Arab Saudi yang Bebas
Pengunjung juga bisa memasuki Saudi Street, dimulai dengan rute bersejarah melalui Najd kuno, Darwaza al-Tumairi, dan Souk Al-Muqaybara. Festival disertai dengan pameran yang menampilkan pencapaian paling menonjol dari para penguasa Kerajaan Arab Saudi. “Saudi Street bertujuan untuk memamerkan negara dan apa yang ditawarkan dalam hal budaya dan pengetahuan,” jelas Al-Ruwaysan.
Kenya, Afrika Selatan, Mesir, Ethiopia, dan Djibouti akan bergabung dalam menampilkan tarian meriah dan menyajikan makanan tradisional di Jalan Afrika. Salah satu atraksi di Egypt Street adalah kafe El-Fishawy, yang berdiri sejak tahun 1771.
Sepeda motor roda tiga Polaris Slingshot dan Harley-Davidsons memasuki alun-alun utama untuk memulai festival dalam parade sepeda motor terbesar dalam sejarah Kerajaan. Tarian budaya, permainan realitas virtual, dan makanan tradisional adalah beberapa dari yang disuguhkan festival ini di hari pertama.
Baca: Pantai Bikini, Gebrakan Mohammed bin Salman untuk Arab Saudi yang Bebas
Pengunjung juga bisa memasuki Saudi Street, dimulai dengan rute bersejarah melalui Najd kuno, Darwaza al-Tumairi, dan Souk Al-Muqaybara. Festival disertai dengan pameran yang menampilkan pencapaian paling menonjol dari para penguasa Kerajaan Arab Saudi. “Saudi Street bertujuan untuk memamerkan negara dan apa yang ditawarkan dalam hal budaya dan pengetahuan,” jelas Al-Ruwaysan.
Kenya, Afrika Selatan, Mesir, Ethiopia, dan Djibouti akan bergabung dalam menampilkan tarian meriah dan menyajikan makanan tradisional di Jalan Afrika. Salah satu atraksi di Egypt Street adalah kafe El-Fishawy, yang berdiri sejak tahun 1771.
Lihat Juga :