Qatar Kecewa AS Lamban Menjawab Permintaan Penjualan Drone

Senin, 25 Oktober 2021 - 18:03 WIB
Drone Predator buatan AS sedang bermanuver di udara. Foto/REUTERS
DOHA - Qatar kecewa dengan kurangnya tanggapan dari Amerika Serikat (AS) atas permintaannya untuk pembelian drone canggih setelah membantu evakuasi di Afghanistan. Sikap itu dilaporkan Wall Street Journal (WSJ) pada Minggu (24/10/2021), mengutip sumber pemerintah Qatar yang tidak disebutkan namanya.

Qatar dilaporkan telah mengajukan permintaan untuk pembelian empat drone Predator ke AS lebih dari setahun yang lalu.



“Sayangnya, Departemen Luar Negeri (Deplu) AS belum menanggapi permintaan tersebut, dan para pejabat AS menolak untuk menjelaskan penundaan tersebut,” ungkap laporan WSJ.

Baca juga: Terlalu Pede, Ukraina Sebut Rudalnya Mengarah Ke Moskow, Siap Lenyapkan Rusia

Ketidakpuasan Qatar telah diperburuk oleh fakta bahwa negara itu membantu AS selama evakuasi dari Afghanistan.

Baca juga: 17 Tahun Disiksa Brutal di Guantanamo Tanpa Dakwaan, Sopir Taksi Ini Baru Dibebaskan
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!