Bukan Lockdown, Putin Pilih Liburkan Pekerja di Tengah Amuk COVID-19
Kamis, 21 Oktober 2021 - 02:05 WIB
Kabinet sendiri telah menyusun langkah-langkah kompensasi kepada dunia usaha untuk membantu menangkal pukulan ekonomi, termasuk pembayaran satu kali setara dengan gaji bulanan minimum per pekerja dan kredit berbunga rendah.
Putin juga mendesak warganya untuk mendapatkan suntikan vaksin.
“Ini masalah hidup dan keamanan Anda dan kesehatan orang-orang tersayang Anda,” kata Putin. "Hanya ada dua cara untuk melewati periode ini - sakit atau menerima vaksin," cetusnya.
"Lebih baik mendapatkan vaksin. Mengapa menunggu penyakit dan konsekuensi seriusnya? Harap bertanggung jawab dan mengambil tindakan yang diperlukan untuk melindungi diri sendiri, kesehatan Anda, dan orang-orang terdekat Anda," ujarnya.
Baca juga: Hanya Bisa Bahasa Rusia, Miss Universe Ukraina Bikin Sewot Satu Negara
Pemimpin Rusia itu mengaku bingung dengan mereka yang meragukan vaksin, bahkan hal itu juga terjadi di antara teman-teman dekatnya. Mereka mengatakan bahwa mereka akan mendapatkan suntikan setelah dia melakukannya dan kemudian terus menundanya. Putin sendiri telah mendapatkan vaksin Sputnik V yang dikembangkan di dalam negeri awal tahun ini.
"Saya tidak mengerti apa yang terjadi," ujar Putin.
Putin juga mendesak warganya untuk mendapatkan suntikan vaksin.
“Ini masalah hidup dan keamanan Anda dan kesehatan orang-orang tersayang Anda,” kata Putin. "Hanya ada dua cara untuk melewati periode ini - sakit atau menerima vaksin," cetusnya.
"Lebih baik mendapatkan vaksin. Mengapa menunggu penyakit dan konsekuensi seriusnya? Harap bertanggung jawab dan mengambil tindakan yang diperlukan untuk melindungi diri sendiri, kesehatan Anda, dan orang-orang terdekat Anda," ujarnya.
Baca juga: Hanya Bisa Bahasa Rusia, Miss Universe Ukraina Bikin Sewot Satu Negara
Pemimpin Rusia itu mengaku bingung dengan mereka yang meragukan vaksin, bahkan hal itu juga terjadi di antara teman-teman dekatnya. Mereka mengatakan bahwa mereka akan mendapatkan suntikan setelah dia melakukannya dan kemudian terus menundanya. Putin sendiri telah mendapatkan vaksin Sputnik V yang dikembangkan di dalam negeri awal tahun ini.
"Saya tidak mengerti apa yang terjadi," ujar Putin.
Lihat Juga :