Baku Tembak Meletus Saat Aksi Protes di Beirut, 5 Tewas
Kamis, 14 Oktober 2021 - 20:32 WIB
Saksi mata melaporkan mendengar tembakan roket, dan asap terlihat mengepul dari dalam gedung yang tampaknya telah ditembaki. Episentrum kekerasan, Tayouneh, dekat dengan tempat kelahiran perang saudara Lebanon 1975-1990. Ini telah meningkatkan momok kekerasan lebih lanjut di negara yang dilanda krisis itu.
"Jelas bahwa mereka yang menembaki para pengunjuk rasa adalah kelompok bersenjata terorganisir yang telah merencanakan serangan ini sejak kemarin," kata seorang pejabat tinggi Hizbullah seperti dikutip dari CNN.
"Kami tidak akan membalas. Mereka ingin menyeret kami ke dalam perselisihan sipil dan kami tidak ingin menabur perselisihan sipil," tegasnya.
Baca juga: Kebakaran Besar Hancurkan Kilang Minyak Lebanon, Beberapa Hari setelah Listrik Mati Total
Dalam pernyataan bersama yang dikeluarkan oleh Hizbullah dan Amal, kelompok-kelompok itu menyerukan pendukungnya untuk tetap tenang.
Hizbullah telah menjadi penentang keras Tarek Bitar, hakim populer yang memimpin penyelidikan ledakan di Beirut dan telah mengajukan tuntutan terhadap pejabat tingkat tinggi atas peristiwa itu.
Minggu ini, hakim Bitar telag mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap anggota parlemen Ali Hassan Khalil, seorang pejabat tinggi Amal dan mantan Menteri Keuangan Lebanon.
"Jelas bahwa mereka yang menembaki para pengunjuk rasa adalah kelompok bersenjata terorganisir yang telah merencanakan serangan ini sejak kemarin," kata seorang pejabat tinggi Hizbullah seperti dikutip dari CNN.
"Kami tidak akan membalas. Mereka ingin menyeret kami ke dalam perselisihan sipil dan kami tidak ingin menabur perselisihan sipil," tegasnya.
Baca juga: Kebakaran Besar Hancurkan Kilang Minyak Lebanon, Beberapa Hari setelah Listrik Mati Total
Dalam pernyataan bersama yang dikeluarkan oleh Hizbullah dan Amal, kelompok-kelompok itu menyerukan pendukungnya untuk tetap tenang.
Hizbullah telah menjadi penentang keras Tarek Bitar, hakim populer yang memimpin penyelidikan ledakan di Beirut dan telah mengajukan tuntutan terhadap pejabat tingkat tinggi atas peristiwa itu.
Minggu ini, hakim Bitar telag mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap anggota parlemen Ali Hassan Khalil, seorang pejabat tinggi Amal dan mantan Menteri Keuangan Lebanon.
Lihat Juga :