Korut Punya Pasukan Teror, Tugasnya Bunuh Pejabat yang Membelot
Rabu, 13 Oktober 2021 - 14:50 WIB
Baca juga: Kim Jong-un Gertak AS dengan ICBM Hwasong-16 Si Monster Nuklir Korut
Hwang Jang-yop diketahui pernah menjadi salah satu pejabat paling berkuasa di negara itu. Dia telah menjadi arsitek utama kebijakan Korut. Pembelotannya ke Korsel pada tahun 1997 tidak pernah dimaafkan. Begitu berada di Seoul, dia sangat kritis terhadap rezim Pyongyang, dan keluarga Kim ingin membalas dendam.
Namun upaya pembunuhan itu gagal. Dua panglima militer Korut masih menjalani hukuman penjara 10 tahun di Seoul atas rencana tersebut. Pyongyang selalu membantah terlibat dan mengklaim Korsel telah melakukan upaya tersebut.
Namun kesaksian dari Kim Kuk-song ini membuktikan sebaliknya.
"Di Korea Utara, terorisme adalah alat politik yang melindungi martabat tertinggi Kim Jong-il dan Kim Jong-un," katanya.
"Itu adalah hadiah untuk menunjukkan kesetiaan penerus kepada pemimpin besarnya," imbuhnya.
Baca juga: Pembelot Sebut Korut Punya Mata-mata di Istana Presiden Korsel
Hwang Jang-yop diketahui pernah menjadi salah satu pejabat paling berkuasa di negara itu. Dia telah menjadi arsitek utama kebijakan Korut. Pembelotannya ke Korsel pada tahun 1997 tidak pernah dimaafkan. Begitu berada di Seoul, dia sangat kritis terhadap rezim Pyongyang, dan keluarga Kim ingin membalas dendam.
Namun upaya pembunuhan itu gagal. Dua panglima militer Korut masih menjalani hukuman penjara 10 tahun di Seoul atas rencana tersebut. Pyongyang selalu membantah terlibat dan mengklaim Korsel telah melakukan upaya tersebut.
Namun kesaksian dari Kim Kuk-song ini membuktikan sebaliknya.
"Di Korea Utara, terorisme adalah alat politik yang melindungi martabat tertinggi Kim Jong-il dan Kim Jong-un," katanya.
"Itu adalah hadiah untuk menunjukkan kesetiaan penerus kepada pemimpin besarnya," imbuhnya.
Baca juga: Pembelot Sebut Korut Punya Mata-mata di Istana Presiden Korsel
Lihat Juga :