Kebakaran Besar Hancurkan Kilang Minyak Lebanon, Beberapa Hari setelah Listrik Mati Total

Senin, 11 Oktober 2021 - 17:59 WIB
Baca juga: Akhir Tragis Penjagal Rakyat Palestina Ariel Sharon: Koma 8 Tahun, Membusuk di RS

Rekaman yang diunggah ke Twitter menangkap awan asap hitam tebal dan api yang mengepul keluar dari fasilitas tersebut.

Baca juga: Israel Hancurkan Pemakaman Muslim di Dekat Masjid Al-Aqsa

Kebakaran itu terjadi hanya sehari setelah kementerian energi negara itu mengatakan listrik telah dipulihkan ke tingkat sebelum padam, saat Angkatan Darat Lebanon mengisi kembali pembangkit listrik Zahrani dan Deir Ammar dengan 6.000 kiloliter bahan bakar minyak.

Karena kekurangan bahan bakar minyak, dua pembangkit listrik utama Lebanon, yang menyediakan 40% listrik Lebanon, terpaksa ditutup pada Sabtu. Kondisi itu membuat negara berpenduduk hampir enam juta itu dalam kegelapan total.

Fasilitas listrik telah kehabisan sumber daya karena pemerintah Lebanon yang kekurangan uang tidak memiliki mata uang asing untuk membayar pemasok energi.

Kapal yang membawa gas dan minyak dilaporkan menolak berlabuh di perairan negara itu sampai pembayaran dilakukan dalam mata uang dolar Amerika Serikat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!