Taliban Peringatkan AS: Jangan Ganggu Pemerintah Afghanistan

Minggu, 10 Oktober 2021 - 06:39 WIB
"Para pejabat AS juga setuju untuk membantu Afghanistan dengan mengirimkan vaksin COVID-19 dan bantuan kemanusiaan," ujar Muttaqi seperti disitir dari Russia Today.

Pernyataan Muttaqi muncul pada hari pertama dari dua hari pertemuan dengan tim AS yang dipimpin oleh Deputi Perwakilan Khusus Departemen Luar Negeri Tom West dan pejabat tinggi kemanusiaan USAID Sarah Charles.

Belum ada pernyataan dari pihak AS terkait pertemuan tersebut.

Kelompok garis keras Taliban kembali mendapatkan kekuasaan pada Agustus lalu ketika AS mengakhiri pendudukannya selama 20 tahun dengan penarikan yang mencakup pengangkutan penduduk asing dan warga Afghanistan yang kacau balau.

Para pejabat AS memilih untuk berkoordinasi dengan Taliban setelah kelompok Islam itu menguasai Kabul bahkan sebelum penarikan pasukan Amerika dapat diselesaikan. Faktanya, Pentagon dan Departemen Luar Negeri AS mengandalkan Taliban untuk mengamankan daerah di luar perimeter bandara Kabul, sebuah langkah yang diserang oleh para kritikus Biden setelah 13 tentara Amerika tewas dalam serangan bom ISIS-K.

Baca juga: Taliban Tolak Kerja Sama dengan AS untuk Perangi ISIS
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!