Korban Tewas Penembakan Massal di Kanada Naik Jadi 23 Orang
Rabu, 22 April 2020 - 04:32 WIB
Sejumlah karangan bunga di letakkan dilokasi penembakan massal. Foto/Strait Times
OTTAWA - Pihak kepolisian federal Kanada mengatakan korban tewas aksi penembakan massal di negara itu bertambah menjadi 23 orang. Ini adalah aksi penembakan massal terburuk dalam sejarah negara Amerika Utara tersebut.
Royal Canadian Mounted Police (RCMP) mengatakan mereka memperkirakan jumlah korban akan meningkat ketika mereka menyelidiki 16 tempat kejadian kejahatan yang merupakan bagian dari banyaknya pembunuhan, beberapa di antaranya termasuk rumah yang terbakar seperti dikutip dari Reuters, Rabu (22/4/2020).
Pelaku penembakan, yang pada satu titik menyamar sebagai perwira RCMP dan juga dengan susah payah menyamarkan mobilnya agar terlihat seperti mobil polisi, menghancurkan kedamaian masyarakat pedesaan di provinsi Atlantik Nova Scotia selama mengamuk 13 jam yang dimulai pada Sabtu malam, kata pihak berwenang pada hari Minggu.
Ia kemudian ditembak mati oleh polisi pada Minggu siang.
Royal Canadian Mounted Police (RCMP) mengatakan mereka memperkirakan jumlah korban akan meningkat ketika mereka menyelidiki 16 tempat kejadian kejahatan yang merupakan bagian dari banyaknya pembunuhan, beberapa di antaranya termasuk rumah yang terbakar seperti dikutip dari Reuters, Rabu (22/4/2020).
Pelaku penembakan, yang pada satu titik menyamar sebagai perwira RCMP dan juga dengan susah payah menyamarkan mobilnya agar terlihat seperti mobil polisi, menghancurkan kedamaian masyarakat pedesaan di provinsi Atlantik Nova Scotia selama mengamuk 13 jam yang dimulai pada Sabtu malam, kata pihak berwenang pada hari Minggu.
Ia kemudian ditembak mati oleh polisi pada Minggu siang.
Lihat Juga :