Empat Kekuatan Nuklir Bekerja Sama Pastikan Taliban Bentuk Pemerintahan Inklusif

Minggu, 26 September 2021 - 11:03 WIB
Lavrov juga membela keputusan pemerintah transisi di Mali untuk menyewa sebuah perusahaan militer swasta Rusia untuk membantu memerangi teroris, dengan mengatakan bahwa mereka memiliki hak "sah" untuk melakukannya dan pemerintah Rusia tidak terlibat.

Sebelumnya Prancis telah mengumumkan akan mengurangi kekuatannya untuk memerangi ekstremis di Mali dan kawasan itu.

"Pasukan Prancis seharusnya memerangi teroris yang telah membangun kehadirannya di Kidal (di Mali utara), tetapi mereka tidak berhasil melakukannya. Dan teroris terus berkuasa di daerah itu,” sentil Lavrov.

Baca juga: Taliban Ingkar Janji, Minoritas Syiah Afghanistan Ancam Lanjutkan Bentrokan
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!