Proyek Kapal Selam Batal, Kontraktor Prancis Tetap Kirim Tagihan ke Australia

Jum'at, 24 September 2021 - 15:14 WIB
Dia menambahkan perusahaannya sedang mempersiapkan analisis terperinci untuk biaya yang dikeluarkan karena pengabaian kesepakatan oleh Australia, menyoroti bahwa perusahaan akan menegaskan haknya.

"Australia mengakhiri kontrak untuk 'kenyamanan', untuk menggunakan istilah hukum, yang sebenarnya berarti bahwa kami tidak bersalah," ujar Pommellet.

Amerika Serikat (AS) dan Inggris pada 15 September mengumumkan aliansi keamanan Indo-Pasifik baru yang akan melengkapi Australia dengan kapal selam bertenaga nuklir. Langkah ini secara luas dipandang sebagai langkah untuk melawan pengaruh China yang berkembang di kawasan itu.

Baca juga: Serikat Buruh Australia Tolak Pakta Kapal Selam Nuklir, Ogah Perang dengan China

Australia kemudian membatalkan kontrak multi-miliar dolar yang diteken pada 2016 dengan Prancis untuk membangun 12 kapal selam bertenaga diesel-listrik konvensional.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!