Taliban Berkuasa, FBI Takut Afghanistan Kembali Jadi Surga Bagi Kelompok Teror
Kamis, 23 September 2021 - 14:28 WIB
Pemerintahan Biden telah menghadapi pengawasan bipartisan dalam beberapa pekan terakhir atas penanganan operasi penarikan serta pengambilalihan Afghanistan yang menakjubkan oleh Taliban dari pasukan keamanan Afghanistan yang didukung AS. Kritik meningkat setelah militan ISIS-K melakukan bom bunuh diri yang menewaskan 13 tentara AS hanya beberapa hari sebelum penarikan selesai.
"Kami khawatir ISIS-K dapat memanfaatkan lingkungan keamanan yang melemah secara signifikan untuk beroperasi lebih bebas," ujar Wray.
"Kami juga prihatin bahwa peristiwa di sana dapat menjadi katalis atau inspirasi bagi teroris, apakah mereka anggota (organisasi teroris asing) atau ekstremis kekerasan lokal, untuk melakukan serangan," imbuhnya.
Baca juga: Taliban Tegaskan Tak Ada Militan al-Qaeda atau ISIS di Afghanistan
"Yang paling penting, kami khawatir bahwa organisasi teroris asing akan memiliki kesempatan untuk menyusun kembali, merencanakan, berkonspirasi di ruang yang jauh lebih sulit bagi kami untuk mengumpulkan intelijen dan beroperasi melawan daripada yang terjadi sebelumnya," katanya.
"Kami khawatir ISIS-K dapat memanfaatkan lingkungan keamanan yang melemah secara signifikan untuk beroperasi lebih bebas," ujar Wray.
"Kami juga prihatin bahwa peristiwa di sana dapat menjadi katalis atau inspirasi bagi teroris, apakah mereka anggota (organisasi teroris asing) atau ekstremis kekerasan lokal, untuk melakukan serangan," imbuhnya.
Baca juga: Taliban Tegaskan Tak Ada Militan al-Qaeda atau ISIS di Afghanistan
"Yang paling penting, kami khawatir bahwa organisasi teroris asing akan memiliki kesempatan untuk menyusun kembali, merencanakan, berkonspirasi di ruang yang jauh lebih sulit bagi kami untuk mengumpulkan intelijen dan beroperasi melawan daripada yang terjadi sebelumnya," katanya.
Lihat Juga :