Warga Haiti yang Dideportasi Melempar Sepatu ke Pejabat AS, Serbu Pesawat
Kamis, 23 September 2021 - 05:29 WIB
Rekaman amatir yang diperoleh layanan berita AS menunjukkan kekacauan di landasan bandara ketika lusinan orang, kebanyakan laki-laki, berlari ke arah pesawat dan mulai melemparkan sepatu dan benda-benda lain ke pesawat saat warga yang lain berusaha naik ke pesawat sewaan itu.
Baca juga: Mobil Ajudan Presiden Ukraina Diberondong Tembakan Senjata, Rusia Sangkal Terlibat
Tampak satu anggota awak pesawat mati-matian berusaha menutup pintu pesawat.
Seorang petugas polisi setempat kemudian terlihat melangkah ke truk tangga di depan massa yang marah dan meminta mereka membubarkan diri ketika polisi lain berdebat dengan massa.
“Insiden dalam rekaman video itu adalah salah satu dari dua gangguan yang terjadi di bandara Port-au-Prince pada Selasa (21/9/2021),” ungkap pernyataan DHS.
“Beberapa migran dewasa menyebabkan dua gangguan terpisah di landasan setelah turun dari pesawat di Port-au-Prince, Haiti. Petugas pengendalian massa Haiti menanggapi kedua insiden dan menyelesaikan situasi,” papar pernyataan ICE.
“ICE sepenuhnya menghormati hak semua orang untuk mengekspresikan pendapat mereka secara damai, sambil terus melakukan misi penegakan imigrasi yang konsisten dengan prioritas kami, hukum federal, dan kebijakan agensi,” ungkap pernyataan ICE.
Baca juga: Mobil Ajudan Presiden Ukraina Diberondong Tembakan Senjata, Rusia Sangkal Terlibat
Tampak satu anggota awak pesawat mati-matian berusaha menutup pintu pesawat.
Seorang petugas polisi setempat kemudian terlihat melangkah ke truk tangga di depan massa yang marah dan meminta mereka membubarkan diri ketika polisi lain berdebat dengan massa.
“Insiden dalam rekaman video itu adalah salah satu dari dua gangguan yang terjadi di bandara Port-au-Prince pada Selasa (21/9/2021),” ungkap pernyataan DHS.
“Beberapa migran dewasa menyebabkan dua gangguan terpisah di landasan setelah turun dari pesawat di Port-au-Prince, Haiti. Petugas pengendalian massa Haiti menanggapi kedua insiden dan menyelesaikan situasi,” papar pernyataan ICE.
“ICE sepenuhnya menghormati hak semua orang untuk mengekspresikan pendapat mereka secara damai, sambil terus melakukan misi penegakan imigrasi yang konsisten dengan prioritas kami, hukum federal, dan kebijakan agensi,” ungkap pernyataan ICE.
Lihat Juga :