Taliban Dituduh Tembak Mati Polwan Afghanistan yang Hamil 6 Bulan

Senin, 06 September 2021 - 10:39 WIB
"Kami mengetahui insiden itu, dan saya memastikan bahwa Taliban tidak membunuhnya, penyelidikan kami sedang berlangsung," kata juru bicara Zabiullah Mujaheed kepada BBC.

Setelah Taliban menguasai Afghanistan pada 15 Agustus, mereka melancarkan serangan pesona untuk merehabilitasi citra mereka.

Kelompok itu menjanjikan amnesti kepada pegawai dan tentara pemerintah yang digulingkan dan berjanji untuk melindungi hak-hak perempuan.

Aktivis dan jurnalis lokal, bagaimanapun, mengatakan kenyataan di lapangan sangat berbeda, dengan banyak laporan tentang penggeledahan rumah dan penangkapan orang-orang, yang menurut Taliban tidak akan menjadi target pembalasan mereka.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!