Minneapolis dan Saint Paul AS Rusuh, KJRI Nyatakan Para WNI Aman
Sabtu, 30 Mei 2020 - 09:03 WIB
Kematian Floyd itulah yang memicu demo di mana-mana. Awalnya, unjuk rasa berlangsung damai di area yang berdekatan dengan kantor polisi Third Precinct, yang merupakan tempat berdinas keempat polisi yang menangkap Floyd. Namun, demonstrasi berubah menjadi kerusuhan. Massa pro-Floyd membakar sejumlah fasilitas termasuk kantor polisi.
KJRI Chicago dalam keterangan pers yang diterima SINDOnews.com, Sabtu (30/5/2020), menyatakan telah berkomunikasi dengan para WNI di area Kota Kembar. ”Hingga Jumat pagi, seluruh WNI berada dalam kondisi aman. KJRI Chicago juga telah dan terus mengimbau semua WNI untuk tetap memprioritaskan keamanan dan menghindari daerah kerusuhan, serta mematuhi anjuran dari pemerintah setempat, melalui kanal komunikasi WhatsApp dan media sosial,” kata KJRI Chicago.
Gubernur Minnesota, Tim Walz, pada Kamis siang waktu Chicago (Kamis malam WIB) menetapkan keadaan darurat hingga hari Sabtu (30/5/2020), untuk kawasan Minneapolis, Saint Paul, dan sekitarnya. Sebanyak 500 pasukan Garda Nasional telah dimobilisasi dan telah turut serta membantu mengendalikan situasi.
Sedangkan Wali Kota Minneapolis, Jacob Frey, dan Wali Kota Saint Paul, Melvin Carter, juga menyatakan keadaan darurat lokal untuk kedua Kota Kembar tersebut. Presiden AS Donald Trump juga menyatakan melalui akun media sosialnya bahwa kerusuhan ini menodai kenangan George Floyd. (Baca juga: Demonstran Pro George Floyd Marah di Seluruh AS, Gedung Putih Lockdown )
Keempat polisi yang diduga terlibat dalam kematian George Floyd sudah dipecat dari dinas kepolisian. Sedangkan petugas polisi yang mencekik Floyd dengan lututnya, Derek Chauvin, telah ditangkap dan ditahan.
KJRI Chicago dalam keterangan pers yang diterima SINDOnews.com, Sabtu (30/5/2020), menyatakan telah berkomunikasi dengan para WNI di area Kota Kembar. ”Hingga Jumat pagi, seluruh WNI berada dalam kondisi aman. KJRI Chicago juga telah dan terus mengimbau semua WNI untuk tetap memprioritaskan keamanan dan menghindari daerah kerusuhan, serta mematuhi anjuran dari pemerintah setempat, melalui kanal komunikasi WhatsApp dan media sosial,” kata KJRI Chicago.
Gubernur Minnesota, Tim Walz, pada Kamis siang waktu Chicago (Kamis malam WIB) menetapkan keadaan darurat hingga hari Sabtu (30/5/2020), untuk kawasan Minneapolis, Saint Paul, dan sekitarnya. Sebanyak 500 pasukan Garda Nasional telah dimobilisasi dan telah turut serta membantu mengendalikan situasi.
Sedangkan Wali Kota Minneapolis, Jacob Frey, dan Wali Kota Saint Paul, Melvin Carter, juga menyatakan keadaan darurat lokal untuk kedua Kota Kembar tersebut. Presiden AS Donald Trump juga menyatakan melalui akun media sosialnya bahwa kerusuhan ini menodai kenangan George Floyd. (Baca juga: Demonstran Pro George Floyd Marah di Seluruh AS, Gedung Putih Lockdown )
Keempat polisi yang diduga terlibat dalam kematian George Floyd sudah dipecat dari dinas kepolisian. Sedangkan petugas polisi yang mencekik Floyd dengan lututnya, Derek Chauvin, telah ditangkap dan ditahan.
Lihat Juga :