Bos CIA Diam-diam Bertemu Pemimpin Taliban di Kabul
Selasa, 24 Agustus 2021 - 20:01 WIB
"Itu fakta," katanya saat itu.
Baca juga: Blinken Bantah Pernyataan Biden, Akui Al-Qaeda Masih ada di Afghanistan
Pada hari Senin, sebelum rincian pertemuan rahasia muncul, juru bicara Departemen Luar Negeri AS Ned Price ditanya tentang mengapa pejabat senior AS tidak terlibat dengan Baradar, mengingat taruhannya di Afghanistan.
"Diskusi kami dengan Taliban telah operasional, taktis," kata Price.
“Mereka sebagian besar berfokus pada operasi jangka pendek dan tujuan jangka pendek kami...apa yang terjadi di kompleks bandara. Itulah yang kami fokuskan saat ini,” ujarnya.
Pemerintahan Biden berada di bawah tekanan dari beberapa sekutunya guna menahan pasukan AS di negara itu setelah akhir bulan untuk membantu evakuasi puluhan ribu warga Amerika Serikat dan negara-negara Barat serta sekutu Afghanistan yang putus asa untuk melarikan diri dari kekuasaan Taliban.
Inggris, Prancis, dan sekutu AS lainnya mengatakan lebih banyak waktu diperlukan untuk mengevakuasi personel mereka. Tetapi seorang juru bicara Taliban memperingatkan bahwa Amerika Serikat akan melewati "garis merah" jika mempertahankan pasukan di luar tanggal 31, yang katanya akan memicu "konsekuensi" yang tidak ditentukan.
Baca juga: Taliban Peringatkan 'Konsekuensi' jika Amerika Serikat Perpanjang Evakuasi
Baca juga: Blinken Bantah Pernyataan Biden, Akui Al-Qaeda Masih ada di Afghanistan
Pada hari Senin, sebelum rincian pertemuan rahasia muncul, juru bicara Departemen Luar Negeri AS Ned Price ditanya tentang mengapa pejabat senior AS tidak terlibat dengan Baradar, mengingat taruhannya di Afghanistan.
"Diskusi kami dengan Taliban telah operasional, taktis," kata Price.
“Mereka sebagian besar berfokus pada operasi jangka pendek dan tujuan jangka pendek kami...apa yang terjadi di kompleks bandara. Itulah yang kami fokuskan saat ini,” ujarnya.
Pemerintahan Biden berada di bawah tekanan dari beberapa sekutunya guna menahan pasukan AS di negara itu setelah akhir bulan untuk membantu evakuasi puluhan ribu warga Amerika Serikat dan negara-negara Barat serta sekutu Afghanistan yang putus asa untuk melarikan diri dari kekuasaan Taliban.
Inggris, Prancis, dan sekutu AS lainnya mengatakan lebih banyak waktu diperlukan untuk mengevakuasi personel mereka. Tetapi seorang juru bicara Taliban memperingatkan bahwa Amerika Serikat akan melewati "garis merah" jika mempertahankan pasukan di luar tanggal 31, yang katanya akan memicu "konsekuensi" yang tidak ditentukan.
Baca juga: Taliban Peringatkan 'Konsekuensi' jika Amerika Serikat Perpanjang Evakuasi
(ian)
Lihat Juga :