Musk Ingin Membom Mars, Rusia: Kedok Usung Bom Nuklir ke Luar Angkasa
Jum'at, 29 Mei 2020 - 11:02 WIB
Pendiri SpaceX Amerika Serikat, Elon Musk. Foto/REUTERS/Aaron P. Bernstein
MOSKOW - Pendiri SpaceX, Elon Musk , berencana membom planet Mars untuk mengubah lingkungan di planet itu menjadi layak huni bagi manusia. Namun, Rusia menduga ide itu hanya kedok untuk mengusung senjata atau bom nuklir ke luar angkasa.
Menurut laporan Business Insider, bos teknologi Amerika Serikat (AS) kelahiran Afrika Selatan ini telah tertarik untuk menghantam Mars dengan senjata nuklir sejak 2015.
Menurut teorinya, dia mengatakan panas yang dihasilkan oleh bom-bom itu dapat menyebabkan lapisan es kutub planet Mars mencair dan melepaskan karbon dioksida ke atmosfer, memicu efek rumah kaca yang cepat yang meningkatkan suhu dan tekanan udara planet ke titik yang mendukung kehidupan manusia.
Kepala badan antariksa negara Rusia; Roscosmos, Dmitry Rogozin, mengatakan rencana Musk adalah upaya untuk menutup-nutupi pengiriman bom nuklir ke luar angkasa.
"Kami memahami bahwa satu hal tersembunyi di balik demagogi ini; Ini adalah kedok untuk peluncuran senjata nuklir ke luar angkasa," kata Rogozin kepada pakar televisi pro-Kremlin, Vladimir Solovyov, yang dilansir The Hill, Jumat (29/5/2020).
Rogozin menyebut ide Musk "tidak manusiawi" dan mengatakan itu akan "menghancurkan" planet Mars. (Baca: AS Pertimbangkan Ledakkan Bom Nuklir, Begini Reaksi China )
Menurut laporan Business Insider, bos teknologi Amerika Serikat (AS) kelahiran Afrika Selatan ini telah tertarik untuk menghantam Mars dengan senjata nuklir sejak 2015.
Menurut teorinya, dia mengatakan panas yang dihasilkan oleh bom-bom itu dapat menyebabkan lapisan es kutub planet Mars mencair dan melepaskan karbon dioksida ke atmosfer, memicu efek rumah kaca yang cepat yang meningkatkan suhu dan tekanan udara planet ke titik yang mendukung kehidupan manusia.
Kepala badan antariksa negara Rusia; Roscosmos, Dmitry Rogozin, mengatakan rencana Musk adalah upaya untuk menutup-nutupi pengiriman bom nuklir ke luar angkasa.
"Kami memahami bahwa satu hal tersembunyi di balik demagogi ini; Ini adalah kedok untuk peluncuran senjata nuklir ke luar angkasa," kata Rogozin kepada pakar televisi pro-Kremlin, Vladimir Solovyov, yang dilansir The Hill, Jumat (29/5/2020).
Rogozin menyebut ide Musk "tidak manusiawi" dan mengatakan itu akan "menghancurkan" planet Mars. (Baca: AS Pertimbangkan Ledakkan Bom Nuklir, Begini Reaksi China )
Lihat Juga :